Selamat Datang Di OPAC Perpustakaan Unsoed

Melayani Dengan Hati Mengantar ke Prestasi


MENU
Judul : Alelopati pada beberapa tanaman perkebunan dan teknik pengendalian serta prospek pemanfaatnya
Subjek : Pengendalian, Alelopati
Pengarang : Muhamad Djazuli
Sumber : Jurnal Penelitian tanaman industri (industrial crops research journal)
Volume : 10
No : 1
Perpustakaan : pertanian
Abstrak : Kesuburan lahan merupakan lingkungan tumbuh biotik dan abiotik yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Kesuburan lahan dipengaruhi oleh status hara makro dan mikro serta unsur atau senyawa toksik yang ada di dalam tanah. Salah satu senyawa toksik yang dihasilkan oleh tanaman dan berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman lain atau tanaman itu sendiri disebut dengan senyawa alelopati. Informasi tentang alelopati di Indonesia khususnya pada komoditas perkebunan masih sangat terbatas. Senyawa alelopati bisa berasal dari eksudasi atau ekskresi dari akar, volatilasi dari daun yang berupa gas melalui stomata, larut atau leaching dari daun segar melalui air hujan atau embun, larut dari serasah yang telah terdekomposisi, dan transformasi dari mikroorganisme tanah. Sebagai contoh, menurunnya produktivitas jahe dan nilam yang sangat tajam pada penanaman kedua walaupun sudah diberikan pemupukan cukup tinggi dan tidak dijumpai adanya serangga OPT telah mengindikasikan adanya senyawa alelopati yang bersifat autotoksik baik pada tanaman jahe maupun nilam. Kopi arabika menghasilkan senyawa 1.3.7-trimethylxanthin yang menghambat pertumbuhan tanaman lettuce dan senyawa alelopati caffeine yang bersifat autotoksik. Beberapa senyawa alelopati yang dijumpai pada tanaman nilam antara lain asam koumarat, asam hidroksi benzoat, asam adipat dan asam sinapat. Aplikasi kapur, karbon aktif, asam salisilat, pupuk MgSO₄-7FH₂O, mikroba tanah dan pergiliran tanaman dengan tanaman aromatik seperti mentha, selasih, sage, dan oregano berpotensi menekan pengaruh negatif senyawa alelopati, sekaligus memperbaiki produktivitas lahan dan tanaman. Telah dilaporkan bahwa beberapa senyawa alelopati dapat dimanfaatkan sebagai herbisida organik yang potensial.